Bekasi, 26 September 2026 — Sabtu pagi itu, suasana di AL-WILDAN ISLAMIC SCHOOL 2 BEKASI tampak berbeda dari biasanya. Satu per satu calon murid datang bersama orang tua mereka. Ada yang masih berusia dini dengan langkah kecil dan penuh rasa ingin tahu, ada pula calon murid dari jenjang yang lebih tinggi yang datang dengan persiapan dan semangatnya masing-masing.

Hari itu bukan sekadar hari untuk mengikuti serangkaian tes.

Bagi 220 peserta yang hadir, 26 September 2026 menjadi salah satu langkah penting menuju jenjang pendidikan berikutnya melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Pelajaran 2027/2028.

Mereka datang dari berbagai jenjang, mulai dari PG/TK, SD, SMP, hingga SMA. Masing-masing membawa cerita, karakter, dan kesiapan yang berbeda.

Di balik proses observasi tersebut, ada satu pertanyaan besar yang ingin dijawab:

Sejauh mana kesiapan calon murid untuk mengikuti proses pendidikan di lingkungan AL-WILDAN ISLAMIC SCHOOL 2 BEKASI?

Buka Sekadar Tes Tertulis

Sejak awal, proses observasi dirancang untuk melihat calon murid secara lebih utuh. Karena itu, kegiatan tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik.

Para calon murid mengikuti observasi dengan sejumlah instrumen yang mencakup kemandirian, materi umum, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, membaca serta menghafal Al-Qur’an.

Setiap jenjang tentu memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda. Anak-anak usia dini, misalnya, membutuhkan pendekatan yang berbeda dibandingkan calon murid jenjang SMP atau SMA.

Di sinilah observasi menjadi penting.

Guru dan tim yang terlibat dapat melihat bagaimana calon murid berinteraksi dengan lingkungan, mengikuti instruksi, menunjukkan kemandirian, serta merespons berbagai aktivitas yang diberikan.

Dengan demikian, proses seleksi tidak semata-mata menjadi tentang siapa yang mampu menjawab soal dengan benar, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenali kesiapan calon murid dari berbagai sisi.

Ketika Orang Tua Juga Menjadi Bagian dari Proses

Jika calon murid menjalani observasi, orang tua pun memiliki ruang untuk berbicara.

Salah satu bagian dari kegiatan SPMB ini adalah observasi wawancara orang tua. Melalui sesi tersebut, sekolah berkesempatan mengenal lebih dekat keluarga calon murid—mulai dari harapan orang tua terhadap pendidikan anak hingga komitmen dalam mendampingi proses tumbuh dan belajar mereka.

Sebab, pendidikan tidak berlangsung hanya di ruang kelas.

Ada peran keluarga yang ikut menentukan bagaimana seorang anak berkembang. Sekolah dan orang tua pada akhirnya perlu berjalan dalam arah yang sejalan agar proses pendidikan dapat berlangsung secara optimal.

Karena itu, percakapan antara sekolah dan orang tua menjadi bagian penting dalam proses penerimaan murid baru.

220 Peserta, 220 Cerita

Di balik angka 220 peserta, terdapat 220 cerita yang berbeda.

Ada anak yang mungkin datang dengan penuh percaya diri. Ada pula yang membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan lingkungan baru. Ada yang sudah terbiasa menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Arab, sementara yang lain masih dalam tahap mengenal dan mengembangkan kemampuannya.

Keragaman tersebut menjadi bagian dari dinamika kegiatan observasi.

Bagi sekolah, kegiatan ini bukan hanya tentang mendapatkan hasil seleksi, tetapi juga tentang mengenali calon peserta didik dengan lebih baik sebelum mereka menjadi bagian dari lingkungan pendidikan AL-WILDAN ISLAMIC SCHOOL 2 BEKASI.

Sementara bagi calon murid dan orang tua, hari itu menjadi pengalaman pertama untuk mengenal lebih dekat suasana sekolah dan proses pendidikan yang akan mereka jalani.

Menyiapkan Langkah Berikutnya

Pelaksanaan observasi SPMB 2027/2028 menjadi bagian dari komitmen AL-WILDAN ISLAMIC SCHOOL 2 BEKASI untuk menjalankan proses penerimaan murid baru secara terarah dan menyeluruh.

Melalui observasi calon murid dan wawancara orang tua, sekolah berupaya memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kesiapan peserta didik serta membangun komunikasi awal dengan keluarga.

Pada akhirnya, penerimaan murid baru bukan hanya tentang memilih calon peserta didik.

Lebih dari itu, ini adalah tentang mempertemukan anak, keluarga, dan sekolah dalam sebuah perjalanan pendidikan yang panjang.

Dan bagi 220 peserta yang hadir pada 26 September 2026, perjalanan itu mungkin baru saja dimulai.

Dari sebuah langkah kecil menuju gerbang sekolah, sebuah cerita pendidikan baru sedang dipersiapkan.

Muammar Khadafi~

Humas AL-WILDAN ISLAMIC SCHOOL 2 BEKASI

 

Pendaftaran siswa baru online 24 jam:

https://ppdb.alwildanbekasi.sch.id

+62 896-1876-6098 (Humas/PPDB)

Ikuti kegiatan seru dan edukatif kami lainnya:

* Instagram : @alwildan2bekasi

* Youtube : Al-Wildan Islamic School 2 Bekasi

* Facebook : Al-Wildan Islamic School 2 Bekasi

* Threads : @alwildan2bekasi

* Website : www.alwildanbekasi.sch.id

* Kompasiana : Humas Al Wildan 2 Bekasi

* Kumparan : Humas Al Wildan 2 Bekasi